LAPORAN KASUS ALVEOLEKTOMI Seorang pasien perempuan berusia tahun datang ke RSGMP dengan keluhan ingin membuat gigi tiruan penuh pada rahang atas dan bawah . Dari pemeriksaan subjektif didapatkan bahwa pasien tidak memiliki kelainan penyakit sistemik dan alergi obat. Pada hari pertama datang, pasien dirujuk ke bagian prosthodonti untuk mem e riksakan apakah pembuatan gigi tiruan bisa dilakukan atau tidak. Pada pemeriksaan intraoral terlihat adanya penonjolan pada tulang tepatnya di ridge alveolar pada regio gigi 43 . Sewaktu di palpasi didapat adanya rasa sakit, runcing dantajam . Berdasarkan hasil pemeriksaan pasien mempunyai eksostosis pada ridge alveolar pada regio gigi 44 , yang dapat mengganggu pada pembuatan gigi tiruan. BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Seseorang akan menggunakan gigi geligi permanen seumur hidupnya. Namun, gigi dapat hilang karena berbagai faktor penyakit gigi yaitu karies dan penyakit periodontal, atau proses...
Pentingnya Menjaga Kesehatan Mulut Bayi dan Anak-Anak
pada tanggal
Get link
Facebook
X
Pinterest
Email
Other Apps
Pentingnya Menjaga Kesehatan Mulut Bayi dan Anak-Anak. Seringkali anak-anak menjadi mangsa penyakit rongga mulut karena pola makan mereka. Rongga gigi atau yang biasa dikenal sebagai karies atau pembusukan gigi merupakan salah satu penyakit yang umum terjadi pada anak-anak. Jika tidak segera diobati maka bisa menimbulkan infeksi dan rasa sakit yang luar biasa. Bahkan bisa berdampak pada kesulitan makan dan penurunan mood anak.
Dari kebanyakan kasus, sekitar 20 persen anak berusia 5-11 tahun memiliki setidaknya satu gigi berlubang yang tidak dirawat. Sementara pada remaja usia 12-19 tahun setidaknya ada 13 persen. Namun berita baiknya adalah penyakit gigi ini bisa dicegah. Mulailah dengan perawatan gigi sejak mereka masih bayi dan ikuti petunjuk-petunjuk berikut untuk menjaga senyum mereka tetap sehat.
Apa Yang Bisa Dilakukan Orang Tua
Mengajarkan kebiasaan baik
Menyikat gigi sangat penting untuk kesehatan mulut anak, jadi terapkan sejak dini. Untuk bayi yang belum memiliki gigi, maka bisa dibersihkan gusinya. Gunakan kain basah dua kali sehari (pagi dan malam) untuk menyeka gusi agar terhindar dari bakteri. Setelah gigi mereka tumbuh maka mulailah menggunakan sikat gigi halus dan air biasa. Dan ketika mereka lebih besar maka ajarkan untuk memakai sikat gigi dengan pasta gigi berfluoride.
Pemeriksaan lebih awal
Lakukan kunjungan ke dokter gigi pada ulang tahun pertama bayi untuk melihat apakah ada tanda-tanda masalah sejak dini. Perawatan dan pencegahan lebih awal akan menghemat uang Anda dalam jangka panjang. Setelah anak lebih besar, Anda bisa meminta rekomendasi dokter untuk menerapkan sealant (penutupan) gigi bila perlu. Teknik ini akan mencegah sisa-sisa makanan masuk ke ceruk gigi geraham anak.
Kurangi jus dan awasi obat manis anak
Jus mungkin baik untuk tubuh, namun tidak untuk kesehatan mulut anak. Terlalu banyak jus bisa menyebabkan kerusakan gigi anak, jadi batasi mereka untuk tidak selalu mendapatkan jus setiap hari. Berikan minuman non-gula sewaktu makan dan gunakan jus mungkin sebagai hadiah untuk hal-hal tertentu. Selain itu, awasi penggunaan obat manis pada anak. Sisa obat dan antibiotik anak yang menempel pada gigi akan mempercepat kemungkinan gigi berlubang.
Motivasi anak agar selalu menyikat gigi
Jika anak Anda rewel ketika harus menyikat gigi, maka jangan biarkan mereka lolos. Jelaskan bahwa dia tidak punya pilihan dengan membujuk si kecil melakukan kegiatan menyikat gigi bersama. Berikan bantuan jika mereka belum siap untuk menyikat gigi sendiri. Selain itu, jangan tunggu sampai sore, karena membujuk anak terlalu dekat dengan jam tidur akan sangat sulit. Terakhir biarkan mereka memilih sikat dan pasta gigi mereka sendiri.
Membantu anak-anak untuk membiasakan merawat gigi sejak kecil itu penting. Mengingat kebiasaan ini akan mempengaruhi kesehatan mulut mereka sepanjang hidup. Dengan mengembangkan kebiasaan baik maka anak-anak akan terhindar dari masalah penyakit gusi, gigi berlubang, atau bahkan kerusakan gigi. Jadi mulailah mendorong kebiasan di atas dari sekarang dan bantu anak Anda untuk memetik manfaat dari hal tersebut
Tips Jaga Kesehatan Gigi Sejak Usia Anak-Anak Perlu Anda Ketahui dengan tujuan mencegah berbagai masalah pada gigi. Kemunculan masalah di bagian gigi disebabkan banyak faktor, salah satunya ada kebiasaan buruk yang masih dilakukan seperti tidak sikat gigi secara rutin. Berbekal beberapa sumber informasi dalam menjaga kesehatan bagian gigi sejak dini harus diterapkan setiap hari. Gigi menjadi bagian penting untuk mengunyah makanan hingga lembut. Jika fungsi gigi mengalami masalah dikhawatirkan akan terjadi beberapa kondisi kurang mengenakkan. Sehingga harus ada beberapa penanganan secara serius. Banyak kalangan menilai ada beberapa cara untuk menjaga kesehatan gigi lebih baik sejak usia anak-anak. Karena pada usia anak-anak inilah ada sejumlah kondisi dan kebiasaan kurang tepat membuat kondisi gigi tidak sehat. Untuk mencegah terjadinya karang gigi at...
Median Rhomboid Glossitis Median rhomboid glossitis atau atrofi papila sentral adalah suatu kondisi yang ditandai oleh daerah kemerahan dan kehilangan papilla lidah, terletak didorsum lidah dalam garis tengah di depan papila sirkumvalata. Median rhomboid glossitis diduga diakibatkan oleh infeksi jamur kronis, dan biasanya adalah jenis kandidiasis oral. Rasa sakit jarang terdapat pada kondisi tersebut. Penampilan khas lesi adalah daerah berbentuk oval atau belah ketupat yang terletak di garis tengah permukaan dorsal lidah, hanya anterior (depan) dari terminalis sulkus . Lesi biasanya simetris, batas jelas, eritematosa dan depapillated . Biasanya dapat ditemukan pula lesi kandida di tempat lain di mulut. Faktor predisposisi, yaitu merokok, penggunaan gigi tiruan, kortikosteroid semprotan atau inhaler dan human imm unodeficiency virus (HIV). Kultur mikrobiologi dari lesi biasanya menunjukkan Cand ida ...
www.google.com Wioad.blogspot.com - Perubahan warna gigi membuat sebagian orang merasa kurang percaya diri karena mempengarihi penampilan.Perubahan warna pada gigi bisa disebabkan beberapa faktor ,dari luar (ekstrinsik) dan dari dalam( instrinsik). Nah , yang jadi pertanyaannya apa saja sih faktor2 tsb. Oke. Saya berikan salah satu contohnya : + Ektrinsik ,seperti makanan dan minuman yang bewarna ,bisa juga kebiasaan mengunyah pinang ,sirih,dll + Intrinsik ,seperti genetik atau faktor keturunan, obat-obatan.dll kalau dijelasin panjang ,konsul kedokter gigi biar dikasi penjelasan.
Kali ini kita akan membahas mengenai angular chelitis atau biasa disebut luka pada sudut bibir, artikel kali ini diharapkan dapat memberikan manfaat kepada semua pihak, khususnya kepada mahasiswa untuk menambah pengetahuan dan wawasan. Namun perbanyaklah referensi agar kamu lebih memahami apa yang disebut angular chelitis . oke bro.... ? selamat memahami dan happy enjoy Angular cheilitis atau perleche ialah reaksi inflamasi pada sudut bibir mulut yang sering dimulai dengan penyimpangan mukokutan dan berlanjut hingga ke kulit. Angular cheilitis ini dikarakteristik oleh kemerahan yang menyebar, bentuknya seperti fisur- fisur, kulit yang nampak terkikis, ulser yang permukaannya berlapis dan disertai dengan gejala y...
PERSYARAFAN GIGI MULUT - Syaraf Cranial - Cabang ke V - Trigeminus - Somatosensorik TRIGEMINUS (V) CABANG 1. N. Opthalmicus 2. N. Maksilaris 3. N. Mandibularis NERVUS OPTHALMICUS - Meninggalkan cranium melalui fissura orbitalis superior - Sifat : Sensorik - Mempersyarafi : Kulit kelopak mata dan bagian atas dahi & hidung 1. N. Frontalis - N. Supra orbitalis (dahi & kepala) - N. Supra Trochlearis (kelopak mata) 2. N. Lacrimalis (konjungtiva & lateral kelopak mata) 3. N. Nasocilliaris (mukosa & kulit hidung) NERVUS MAKSILARIS - Sifat : Sensorik - foramen Rotundum - Mempersyarafi Gigi - Rahang Atas, - periosteum, Gusi dan - Palatum serta Kulit - Mata dan sekitarnya CABANG 1. N. A...
LAPORAN KASUS ALVEOLEKTOMI Seorang pasien perempuan berusia tahun datang ke RSGMP dengan keluhan ingin membuat gigi tiruan penuh pada rahang atas dan bawah . Dari pemeriksaan subjektif didapatkan bahwa pasien tidak memiliki kelainan penyakit sistemik dan alergi obat. Pada hari pertama datang, pasien dirujuk ke bagian prosthodonti untuk mem e riksakan apakah pembuatan gigi tiruan bisa dilakukan atau tidak. Pada pemeriksaan intraoral terlihat adanya penonjolan pada tulang tepatnya di ridge alveolar pada regio gigi 43 . Sewaktu di palpasi didapat adanya rasa sakit, runcing dantajam . Berdasarkan hasil pemeriksaan pasien mempunyai eksostosis pada ridge alveolar pada regio gigi 44 , yang dapat mengganggu pada pembuatan gigi tiruan. BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Seseorang akan menggunakan gigi geligi permanen seumur hidupnya. Namun, gigi dapat hilang karena berbagai faktor penyakit gigi yaitu karies dan penyakit periodontal, atau proses...
2.3 Klasifikasi Pembuangan gigi impaksi dapat sulit maupun mudah. Untuk menentukan derajat kesukaran sebelum operasi seorang ahli bedah mulut seharunya menerangkan kepada pasien metode operasinya. Dengan klasifikasi gigi impaksi seorang ahli bedah mulut dapat memprediksikan pendekatan pembedahan atau perlunya pasien mengetahui problem postoperasi (Pedersen, 1996). Sebagian besar klasifikasi didapatkan dari rontgen photo. Dental photo bisa menerangkan detail secara tepat, tetapi panoramik foto memperlihatkan gambaran yang lebih akurat dari anatomi keseluruhan. Klasifikasi impaksi molar tiga rahang bawah yang umum dipakai ialah klasifikasi menurut Pell dan Gregory, George Winter dan Archer (Pedersen, 1996) Macam-macam klasifikasi impaksi molar tiga rahang bawah Berdasarkan angulasi Klasifikasi ini dilihat dari sumbu panjang gigi molar tiga bawah terhadap sumbu panjang gigi molar dua ba...
2.13 Perawatan Pasca Odontektomi Pengobatan medikamentosa dilakukan dengan pemberian antibiotik, anti-inflamasi dan analgetik untuk membantu mengatasi berbagai komplikasi tersebut. Antibiotik golongan penisilin tetap merupakan obat pilihan, namun bila uji kulit positif diberikan klindamisin dengan dosis 3×300 mg selama 3-5 hari. Untuk penghilang nyeri ringan biasanya cukup diberikan tablet ibuprofen 400-800 mg atau asetaminofen 500 mg 3-4 kali sehari, selama 2-3 hari. Agar lebih efektif, sebaiknya obat langsung diminum segera setelah tindakan bedah karena diperlukan waktu sekitar 1 jam untuk mendapatkan efek maksimal obat. Pada kasus odontektomi berat, untuk nyeri sedang sampai berat, diberikan analgetik ideal yaitu dikombinasikan dengan penambahan tablet codein 15-30 mg (Hupp, 2008). Pasien dianjurkan makan makanan berbentuk cair/lunak, protein tinggi, dan meningkatkan kebersihan rongga mulut dengan merendam daerah pembedahan dengan antisept...
Consultasion answer. Question ? Anonim : Halo dok.. Gusi dekat geraham kiri bawah saya bengkak, kenapa ya? Answer ! Dentist : hai mba , , ,!! Keluhan yang mbak alami bisa disebabkan oleh berbagai macam kondisi , bisa disebabkan faktor lokal seperti gigi berlubang , trauma makanan seperti tertusuk duri , infeksi dari karang gigi . Selain itu pembengkakan tersebut juga bisa disebabkan oleh faktor sistemik , seperti stress ,kehamilan dan lainya, Sebaiknya segera konsultasikan kondisi yang mba alami dengan dokter gigi terdekat didaerah mba agar dapat mengetahui diagnosa pasti sesuai dengan keadaan sekitar pembengkakan ,semoga dapat membantu dan terimakasih. Yuk baca juga artikel terkait. 1. 2. Daftar Masalah Kesehatan Mulut Wajib Diatasi Dalam Waktu Cepat 3 . 4. Kembali ke menu konsultasi ! Klik disini Simak pula informasi kesehatan gigi dan mulut ! Klik disini Apakah anda ingin mengetahui info @gie_dentalcare ? Klik disini
Lidah merupakan salah satu organ penting pada tubuh manusia yang memiliki banyak fungsi. Lidah memiliki peran dalam proses pencernaan, menghisap, menelan, persepsi rasa, bicara, respirasi dan perkembangan rahang. Glositis merupakan suatu peradangan yang terjadi pada lidah yang ditandai dengan terjadinya deskuamasi papilla filiformis sehingga menghasilkan daerah kemerahan yang mengkilat. Glositis biasanya dapat disebabkan oleh defisiensi zat besi (Fe), vitamin B kompleks, infeksi, trauma, serta bisa karena penyebab lain. Glositis dapat dibedakan menjadi empat antara lain atrofi glositis, median rhomboid glositis, glositis jinak bermigrasi dan geometric glossitis .Perawatan pada glositis ini tergantung dari kasusnya.Antibiotik dipergunakan bila kelainan ini melibatkan bakteri. Bila penyebabnya adalah defisiensi gizi, maka diperlukan supplement ...
Comments